oleh

Sandiaga Uno : Prabowo Paling Pantas Bantu Jokowi, Apa pun Sikapnya Saya Dukung

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Mantan Cawapres Sandiaga Uno yang baru saja bergabung kembali dengan Gerindra, menyatakan dirinya tidak pernah ditawari jabatan menteri dan Sandi pun merasa tidak pantas dalam kapasitasnya di Partai karena masih banyak yang lebih senior dan pantas.

Sandi menyebut Ketua Umum Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo pantas menerima posisi menteri, jika ditawari bergabung dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

banner 336x280

“Kader terbaik pertama ya, Pak Prabowo. Dia penggagas itu saya siap membantu, Pak Prabowo paling pantas saya rasa. Dan ada kader Gerindra lain Edhy Prabowo yang lebih senior,” kata Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Sandi menyatakan akan mendukung semua sikap politik Prabowo. “Enggak ditawari. Saya justru enggak pernah ada pembicaraan mendetail seperti itu sama Pak Prabowo, saya sampaikan bahwa keputusan apapun yang bapak akan ambil, saya akan mendukung,” kata Sandi.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan partainya tidak dalam posisi meminta, menawarkan, ikut campur, atau mengintervensi Jokowi terkait jabatan di pemerintahan mendatang.

“Sikap Gerindra siap membantu. Sebagaimana Prabowo sampaikan, apabila pemerintah memerlukan, negara memerlukan (maka) Prabowo siap membantu. Selebihnya, silakan pemerintah dalam hal ini Presiden menyikapinya,” kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dia menyatakan Gerindra tidak akan mencampuri keputusan Jokowi terkait partai politik mana yang akan diajak bergabung dalam pemerintahan.

Gerindra yakin Jokowi telah mengalkulasi dan memahami jumlah partai politik yang dibutuhkan untuk mendukung pemerintahan mendatang.

“Yang punya hitung-hitungan berapa idealnya partai yang ada di kabinet dan berapa idealnya yang pendukung di parlemen, saya kira Presiden sudah sangat paham dan mengerti,” kata Riza.

Prabowo telah menyampaikan sikap politiknya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang akan dimulai 20 Oktober mendatang. Sikap politiknya itu dia sampaikan di hadapan 4000-an kader Partai Gerindra yang hadir dalam Rapimnas dan Apel Kader di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

(MK/Politik)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan