oleh

TOLAK NETANYAHU, MENLU RETNO WO DARI SIDANG DK PBB

banner 468x60

JAKARTA — Menlu Retno Marsudi melakukan aksi walk out (WO)saat Dubes Israel memberikan pernyataan pada Sidang Dewan Keamanan (DK) PBB di New York. Hal ini merupakan respons atas pernyataan PM Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel tidak akan membiarkan negara Palestina berdiri.

Menurut Menlu Retno, pernyataan Netanyahu ini berbahaya, sekaligus mengonfirmasi tujuan Israel untuk menghapus Palestina dari peta dunia. Karena itu, Indonesia tidak akan berhenti memperjuangkan sampai kembalinya keadilan dan martabat bangsa Palestina.

banner 336x280

Merespon hal itu, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Sukamta menyatakan apresiasinya dan mendukung atas konsistensi sikap Kemenlu untuk perjuangan memerdekakan Palestina secara penuh.

“Tindakan Israel menjajah dan melakukan genosida terhadap Palestina memang di luar nalar, extraordinary, maka harus kita sikapi dan kita lawan dengan cara-cara yang tak biasa, dengan cara-cara yang yang juga extraordinary,” ujar Sukamta dalam keterangan resmi yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Minggu (28/1/2024).

Politisi Fraksi PKS ini mengusulkan, perlu adanya terobosan-terobosan untuk memerdekakan Palestina secara penuh. Mengingat, puluhan resolusi PBB pun telah gagal menghentikan tindakan kekejaman Israel atas Palestina. Cara-cara yang bisa ditempuh dalam lingkup diplomasi, di antaranya, melalui pengucilan Israel di dunia internasional.

Perlu adanya terobosan-terobosan untuk memerdekakan Palestina secara penuh. Di antaranya aksi boikot, divestasi, dan sanksi kepada Israel harus terus digaungkan dan dilakukan secara masif

Di antaranya aksi boikot, divestasi dan sanksi harus terus digaungkan dan dilakukan secara massif dan kompak oleh semua negara. Karena, menurut Sukamta, Israel hanya berlindung di balik ketiak negara-negara besar pendukung dan tidak sekuat yang diduga. Buktinya, Hamas dengan persenjataan yang tidak lebih canggih bisa memporak-porandakan mereka.

“Secara diplomasi, Indonesia tetap harus melakukan langkah dan ide-ide kreatif serta lobi secara ketat kepada negara-negara yang masih mendukung dan melindungi Israel agar mereka dengan tegas menghentikan tindakan brutal dan kejam Israel atas Palestina,” tegas Anggota Komisi I DPR RI ini. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan