oleh

DOKTER UNGKAP GEJALA KOLESTEROL TINGGI TAK BIASA, INI PENJELASANNYA

banner 468x60

JAKARTA — Mungkin pada tahap awal memiliki kolesterol tinggi tidak selalu menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun seiring berjalannya waktu, kolesterol tinggi dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan masalah seperti serangan jantung dan stroke.

Seperti dilansir dari laman Express, Minggu (9/1/2024), banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi. Namun, ada beberapa tanda peringatan kolesterol tinggi yang bisa muncul pada tubuh.

banner 336x280

Dokter Umum National Health Service (NHS), Khalid Zalmay mengatakan pihaknya banyak mendengar tentang bahaya kolesterol tinggi. Tetapi, kecuali melakukan tes darah, seseorang mungkin tidak akan tahu karena biasanya tidak ada gejala-gejala.

“Kulit Anda juga bisa menunjukkan tanda-tanda bahwa Anda menderita kolesterol tinggi,” ujar dr Zalmay saat berbicara di YouTube.

Benjolan Kuning di Sekitar Kelopak Mata

Tanda pertama adalah benjolan-benjolan kuning di sekitar kelopak mata. Benjolan kuning tersebut dikenal secara medis sebagai xanthelasma. Ini bisa menjadi tanda utama hiperkolesterolemia.

Dokter Zalmay menjelaskan, ini terjadi ketika tubuh seseorang mengumpulkan kolesterol ekstra di sekitar mata.

“Anda mungkin melihat pertumbuhan datar berwarna kekuningan di sekitar mata dan endapan ini umumnya tidak berbahaya, menyakitkan, gatal, atau semacamnya, tetapi hal tersebut dapat mengindikasikan kolesterol tinggi yang tidak terkontrol,” tuturnya

Selain itu, benjolan kemerahan kekuningan di seluruh tubuh atau dikenal sebagai xanthomatosis mungkin juga mengindikasikan tanda-tanda penyakit metabolisme yang mendasarinya.

Menurut dr Zalmay, salah satu penyebab utama munculnya benjolan berwarna kuning kemerahan ini adalah tingginya kadar trigliserida. Trigliserida terkait dengan kolesterol manusia.

“Benjolan kecil seperti lilin ini bisa terjadi hampir di mana saja, bisa di kaki, tangan, lengan, tungkai, dan bahkan bokong,” kata dia.

Kemudian, Arkus kornea adalah sebutan untuk cincin berwarna putih abu-abu yang dapat terbentuk di sekitar kornea mata. Dokter Zalmay menjelaskan kondisi ini mungkin terkait dengan tingginya kadar lemak dalam darah Anda.

Arkus kornea juga bisa dikaitkan dengan kondisi lain, seperti tekanan darah tinggi dan aterosklerosis. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 80 tahun.

“Corneal arctis biasanya tidak menyebabkan masalah penglihatan apa pun, sehingga biasanya tidak memengaruhi penglihatan Anda dan umumnya juga tidak hilang dengan sendirinya,” tukasnya. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan