oleh

POLISI IMBAU HINDARI TANGGAL 1-2 JANUARI

banner 468x60

JAKARTA — Kakorlantas Polri, Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., himbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik saat kembali ke wilayah Jabotabek dari libur tahun baru 2024.

Kakorlantas Polri mengatakan bahwa puncak arus balik libur nataru tahun 2024 akan terjadi pada dua hari yakni tanggal 1 dan 2 Januari 2024.

banner 336x280

“Kepada para pemudik diimbau untuk mempertimbangkan waktu-waktu Puncak arus balik itu tanggal 1 Januari 2024 dan tanggal 2 Januari 2024,” ungkap Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan, Sabtu (30/12/23).

Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan meminta agar warga untuk menghindari tanggal tersebut saat kembali ke kota tempat mereka bekerja. Hal tersebut dianjurkan kepada masyarakat untuk kenyamanan bersama saat berada di jalan sehingga terhindar dari kepadatan lalu lintas.

Kakorlantas Polri menghimbau agar masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, untuk memastikan kondisi badan fit dan kendaraan yang prima, serta menyiapkan kebutuhan untuk perjalanan.

“Kami juga tetap menghimbau untuk siapkan kesehatan anda pada saat melakukan perjalanan pastikan kesehatan prima dan kendaraan juga demikian agar tidak terjadi gangguan di jalan siapkan kendaraan yang prima yang sehat siapkan BBM yang cukup dan e-toll yang cukup,” jelas Irjen Pol Aan Suhanan, Sabtu (30/12/23).

Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan juga mengatakan bahwa warga untuk terus memantau informasi terkini baik di media sosial mau pun elektronik terkait perkembangan pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian.

“Untuk melihat informasi terkini terkait dengan pelaksanaan rekayasa lalu lintas silakan ikuti NTMC Polri media sosial lain yang lainnya maupun Media elektronik,”tutup Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan, Sabtu (30/12/23). (*)

 

 

 

RILIS AKHIR TAHUN, POLRES ASMAT UNGKAP 15 KASUS MENONJOL

ASMAT — Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi, S.Sos., M.M., bersama PJU Polres Asmat Menggelar Release Akhir Tahun 2023, bertempat di Ruang Vicon Polres Asmat, Sabtu (30/12).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag OPS Polres Asmat AKP Okto Samosir, S.H., Kasat Lantas Ipda Osmon Dimara, Kasat Narkoba Ipda Rudy Srihardi, S.Sos., Kasat Reskrim Ipda Dicky Fariz Rahmad Alhafizh, S.Trk dan Kasubsi PIDM Si Humas Bripka Wahab Abdi, S.H.

Kapolres Asmat mengatakan selama periode Januari s/d Desember 2023 Laporan Polisi yang masuk sebanyak 46. Selanjutnya Laporan Polisi yang berhasil diungkap sebanyak 38. Dari angka tersebut capaian persentase penyelesaian perkara yang mampu dilakukan Sat Reskrim Polres Asmat adalah sebesar 80,6%.

“Untuk perbandingan kasus tahun 2023 mengalami penurunan di banding tahun 2022 dengan persentase 43%. dan untuk kasus menonjol ada 3 kasus diantaranya aniaya biasa 15 kasus, pencurian biasa 10 kasus, aniaya mati 4 kasus,” ujarnya.

Lanjutnya untuk kasus laka lantas yang ditanggani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Asmat sebanyak 27 Kasus Periode Bulan Januari – Desember 2023.

Kasat Reskrim Ipda Dicky menambahkan untuk Kasus Narkoba dan Kasus Tipidkor.

Kasus penyalahgunaan narkoba tahun 2023 sebanyak 2 kasus yang sudah di P21 oleh kejaksaan dengan Barang Bukti 0,62 gram dan untuk Kasus Tipidkor pada tahun 2022 yang telah dilakukan penyidikan penyalahgunaan anggaran dana desa dan alokasi dana desa T.A 2017, T.A 2018, T.A 2019 pada Kampung Sanep Distrik Pantai Kasuari dengan dugaan kerugian negara sebesar Rp. 700.000.000,- (Tujuh Ratus Juta Rupiah). penanganan perkara ini masih dalam proses penyidikan dan menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan Negara (PKKN) dari Badan pengelola Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Untuk kasus Tipidkor pada tahun 2023 telah dilaksanakan penyelidikan terhadap pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa TA 2022 pada Kampung Er dan Kampung Sona Distrik Sawa Erma, Kab. Asmat. Dugaan kerugian keuangan Negara dalam perkara ini yaitu dari Kamp. Sona sekitar Rp. 223.000.000 (dua ratus dua puluh tiga juta rupiah) sedangkan pada Kampung Er kerugian Negara di perkirakan sekitar Rp. 353.000.000 (tiga ratus lima puluh tiga juta rupiah). Penanganan perkara ini dalam proses penyelidikan, dan hasilnya akan di serahkan kembali ke APIP untuk proses ganti rugi berupa pengembalian kerugian keuangan Negara dalam bentuk fisik (pengadaan barang dan jasa yang tak di selesaikan),” Ujarnya.

Kasat Reskrim menambahkan bahwa tidak semua kasus tindakan pidana akan berakhir pada di penjarakan tetapi kami memastikan bahwa kasus-kasus tersebut dapat di pilah-pilah agar tidak bermuara pada kurungan penjara dan untuk tahun 2023 untuk laporan polisi mengalami penurunan ini merupakan keberhasilan kita dalam menekan Situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga tidak terjadi banyaknya pelanggaran tindak pidana yang di laksanakan oleh masyarakat.

Kabag Ops dalam kesempatannya juga menyampaikan bahwa untuk pengamanan menjelang Akhir Tahun 2023, kami melibatkan personil TNI-Polri sebanyak 100 Personil, yang akan ditempatkan di beberapa lokasi menjelang Perayaan Ibadah Kunci Tahun dan Malam Pergantian Tahun. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan