oleh

KUNJUNGI FINAL SEPAK BOLA KAMPUNG, GANJAR DITERIAKI PRESIDEN

banner 468x60

JAKARTA — Bacapres Ganjar Pranowo menyaksikan laga Final Turnamen Sepak Bola Liga Kampung Soekarno Cup U-17 antara Tim Sulawesi Selatan melawan Tim Bali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (3/11) malam.

Ganjar tiba sekitar pukul 21.35 WIB. Ia disambut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan juga kader muda PDIP yang juga Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin alias Gus Ifin.

banner 336x280

Mereka kemudian menuju tribune VVIP Barat SUGBK untuk menyaksikan pertandingan yang sudah berjalan memasuki babak ke dua.

Kehadiran Ganjar menyita perhatian dan mendapatkan sambutan meriah dari para penonton yang hadir menyaksikan laga final Soekarno Cup tersebut.

Bahkan Ganjar diteriaki dengan sebutan presiden oleh para penonton yang menyambutnya dengan antusias.

“Pak Ganjar, presiden, presiden, presiden,” pekik para penonton yang hadir.
“I love you Pak Ganjar,” teriak penonton lagi.

Ganjar pun merespons dengan meladeni satu persatu penonton yang mengajaknya berswafoto dan bersalaman dengannya.

Eks Gubernur Jateng itu pun sempat memegang piala Soekarno Cup yang berkelir emas.

Ganjar maupun Hasto kemudian terlihat serius menyaksikan pertandingan.

Pecahkan Rekor MURI

Dalam turnamen Liga Kampung Soekarno Cup PDIP berhasil memecahkan rekor MURI untuk kategori mendribel 10 ribu bola kaki secara bersama-sama. Pemecahan rekor dilakukan sebelum laga final digelar.

“Menyerahkan piagam rekor MURI mendribel bola dengan peserta terbanyak,” kata Wakil Direktur Utama MURI Osmar Semesta Susilo, sembari menyerahkan piagam kepada Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun.

Sementara itu, Komarudin menyampaikan makna di balik aksi dribel bola oleh 10 ribu orang tersebut.

Dia mengatakan tempat ini sangat bersejarah. Sebab, ketika Indonesia baru merdeka, Proklamator RI Soekarno sudah membangun Stadion GBK.

“Oleh Bung Karno olahraga ini bisa membangun bangsa dan membangun pergaulan bangsa-bangsa. Nah, itu yang kami mulai coba bangkitkan kembali semangat itu dengan menggerakkan bola kaki dari kampung-kampung,” kata Komarudin.

Komarudin menyampaikan, banyak kepala daerah dari PDIP yang memang memelihara kesebelasan sepak bola.

Pelaksanaan Liga Kampung Soekarno Cup dan pemecahan rekor MURI ini juga diharapkan bisa memberi semangat bagi generasi muda dan pemain-pemain di kampung.

“Ini, kan, Sulsel dan Bali yang masuk final. Kami ingin tunjukkan bahwa GBK itu tidak cukup kamu lihat di televisi. Di situ tempat semua orang yang berprestasi. Itu PDI Perjuangan yang mau angkat,” kata Komarudin.

Lebih lanjut, Komarudin menyampaikan PDIP ingin membuat gerakan besar dalam dunia sepak bola.

PDIP, ingin menciptakan iklim aktivitas sehari-hari yang menyenangkan dengan sepak bola.

“Harapannya kalau ini ter-schedule dengan baik ke depan pasti akan muncul pemain nasional dari kampung. Karena dulu Bung Karno saat kita baru merdeka, (timnas) bisa masuk Piala Dunia itu. Tetapi sekarang kita tambah tua tidak pernah muncul-muncul karena bola jadi perebutan politik,” jelas dia.

Di sisi lain Komarudin melanjutkan, PDIP menyelenggarakan kegiatan dan pemecahan Rekor MURI ini dalam rangka memberi semangat kepada pemain Timnas U-17 dan peserta negara lainnya.

“Kita sebagai tuan rumah menyambut kedatangan mereka. Kita bangsa Indonesia ini sebenarnya sampai kampung punya pemain hanya soal waktu dan kesempatan,” ucap Komarudin.

Dalam pelaksanaan final Laga Kampung Soekarno Cup, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, bacapres Ganjar Pranowo, Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid hingga petinggi TPN lainnya akan hadir.

“Kita sebagai tuan rumah menyambut kedatangan mereka. Kita bangsa Indonesia ini sebenarnya sampai kampung punya pemain hanya soal waktu dan kesempatan,” ucap Komarudin.

Dalam pelaksanaan final Laga Kampung Soekarno Cup, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, bacapres Ganjar Pranowo, Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid hingga petinggi TPN lainnya akan hadir. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan