oleh

BENDUNG RADIKALISME KASAL BAGI-BAGI APLIKASI INI

banner 468x60

MEDAN — Selamatkan generasi muda dari bahaya penyebaran ajaran radikalisme
yang memanfaat teknologi informasi, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal)
Laksamana TNI Muhammad Ali menghadiri langsung acara temu ramah ketua
pesantren di seluruh Sumatera Utara dan penandatanganan perjanjian kerjasama,
bertempat di Gedung Pertemuan Yayasan Pendidikan Islam Darul Ilmi Murni,
Medan, Sumatera Utara, Senin (16/10)

Dalam sambutannya, Kasal menyampaikan bahwa Pondok Pesantren memliki peran
strategis dalam membentuk generasi emas Indonesia tahun 2045. “Seperti yang
kita ketahui bersama, Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan agama yang
memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda Islam yang
berakhlak mulia, berkualitas dan bertanggung jawab dalam mewujudkan generasi
emas bangsa Indonesia tahun 2045”, ungkap Kasal dalam sambutannya.

banner 336x280

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa membangun generasi muda bangsa Indonesia
yang berakhlak mulia adalah sebuah keharusan, sehingga mewujudkan pondok
pesantren yang modern adalah sebuah kebutuhan mutlak.

Salah satu langkah yang dapat diambil yaitu dengan memanfaatkan aplikasi
sistem informasi dan teknologi untuk meningkatkan manajemen dan operasional
pesantren, yang mencakup penggunaan aplikasi untuk database santri dan
pengelolaan keuangan, perpustakaan digital, kurikulum pendidikan, e-learning
berbasis online dan fitur lainnya. Hal ini memberikan efisiensi, transparansi
dan aksesibilitas informasi yang diperlukan untuk mengelola pondok pesantren
dengan baik, serta membantu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

Dengan memanfaatkan teknologi maka diharapkan pemantauan terhadap para peserta
didik akan lebih optimal, dihadapkan dengan penyebaran ajaran-ajaran yang
menjurus terhadap paham radikalisme, LGBT, ajaran-ajaran sesat dan pengaruh
menyimpang lainnya secara cepat melalui teknologi yang berkembang saat ini
seperti contoh diantaranya melalui media sosial. Kasal mengharapkan sistem
informasi dibagikan secara gratis kepada seluruh pondok pesantren di seluruh
Indonesia. Laksamana TNI Muhammad Ali berharap bahwa pembagian sistem secara
gratis tersebut bertujuan agar pendidikan Islam di seluruh Indonesia dapat
mengikuti perkembangan zaman dan terus berkembang.

Dalam sambutannya, Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Darul Ilmi Murni Medan,
bapak Dedi Masri menyampaikan bahwa Darul Ilmi Murni adalah sebagai pilot
project dalam pembangunan sistem informasi, yang nantinya apabila sistem sudah
siap untuk digunakan, maka sistem ini nantinya akan diberikan secara gratis
kepada seluruh pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan