oleh

MAKIN PANAS, CUCU BUNG KARNO INGATKAN NEGARA SELAMATKAN WARGA

banner 468x60

JAKARTA — Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menyoroti permasalahan konflik
Israel-Palestina yang dalam beberapa hari terakhir kembali memanas dan saling
berbalas serang. Ia menekankan Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri
(Kemenlu) untuk harus memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Pemerintah harus memastikan warga negara kita yang berada di sana dalam
kondisi aman, tidak kekurangan bahan pokok. Karena selama perang, kebutuhan
pokok sangat sulit sekali untuk didapatkan. Negara harus hadir memberikan
bantuan secepatnya,” ucap Puan dalam keterangan rilisnya yang diterima
Parlementaria, di Jakarta, Senin (9/10/2023).

banner 336x280

Diketahui. perang di jalur Gaza yang tak terhindarkan terjadi pada hari Sabtu
(7/10), dengan kondisi saling serang antarkedua negara. Akibat eskalasi
konflik Israel dan Palestina kali ini, setidaknya sudah hampir seribu orang
meninggal dunia. Serangan dari kedua belah pihak juga menyebabkan ribuan warga
terluka.

Sementara itu menurut catatan resmi Kemenlu, terdapat 13 orang WNI yang
menetap di wilayah sekitar Jalur Gaza, lokasi yang eskalasi konflik antara
Palestina-Israel paling mengkhawatirkan. Mereka merupakan relawan kemanusiaan.
Ia pun meminta Kemenlu harus mengawasi perkembangan situasi di wilayah konflik
dan siap melakukan evakuasi bila diperlukan untuk melindungi warga Indonesia
yang berada di wilayah tersebut.

“Jika memungkinkan dan memang harus dilakukan, Pemerintah harus mengambil
langkah responsif dengan upaya evakuasi warga negara kita agar tidak menjadi
korban peperangan,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Ia pun turut menyampaikan keprihatinan dengan apa yang dialami korban atas
kejadian saling serang antara kelompok militan Hamas dengan Israel. Ia
menilai, Indonesia harus mengambil langkah proaktif dalam mewujudkan
perdamaian Israel-Palestina. Apalagi, situasi konflik yang terjadi saat ini
disebut cukup besar dan kondisinya lebih mencekam dari serangan sebelum-
sebelumnya. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan