oleh

Wagub DKI Jakarta Ada Evaluasi Pembahasan Perubahan Nama Jalan.

banner 468x60

Monitorkeadilan, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut perlu ada evaluasi dalam proses pembahasan perubahan nama jalan di Ibu Kota. Dia berkaca dari rencana perubahan nama jalan di Kelapa Gading yang ditolak warga setempat.

“Itu juga salah satu masukan yang ke depan perlu kami evaluasi,” kata Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 16 September 2022.

banner 336x280

Sebelumnya, anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta, Agustina Hermanto alias Tina Toon, menyatakan rencana pengubahan nama di Kelapa Gading, Jakarta Utara ditolak warga setempat.

Menurut Tina, pemerintah DKI belum mengajak warga berdiskusi. Pergantian nama ini rencananya berlaku di Jalan Boulevard Raya, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Luar Batang.

Riza tak mempermasalahkan penolakan tersebut. Pemerintah DKI, tutur dia, memiliki sejumlah pertimbangan untuk mengubah nama jalan-jalan di Ibu Kota. Salah satunya adalah memberikan penghargaan kepada para tokoh.

“Warga yang merasa keberatan itu juga hak warga. Silakan sampaikan nanti kami akan mencarikan solusi terbaik,” ujar politikus Partai Gerindra ini.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengubah 22 nama jalan di Ibu Kota. Perubahan itu termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 565 tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung dan Zona Dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta dengan nama yang berasal dari tokoh Betawi.

Rencana perubahan nama jalan di Kelapa Gading tak termasuk dalam 22 jalan tersebut.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed