oleh

Kimchi, Hidangan Korea Selatan yang Turunkan Kolesterol

banner 468x60

JAKARTA, MONITORKEADILAN — Seiring derasnya produk entertainment asal Korea Selatan ke Indonesia, kian banyak pula produk kuliner negara itu yang dapat dijumpai di tanah air. Salah satu di antaranya adalah kimchi.

Kian sering penonton Indonesia menyaksikan adegan makan kimchi menimbulkan keingintahuan pada masyarakat Indonesia kian meluas.

banner 336x280

Hidangan berbahan sawi putih yang difermentasi itu memang menggugah selera. Selain itu nyatanya kimchi memiliki beragam manfaat bagi tubuh, terutama jika rutin dikonsumsi.

Dilansir dari laman Seoul Korean Restaurant yang dikutip pmjnews.com, disebutkan tiga kebaikan yang diperoleh setelah mengkonsumsi kimchi yang perlu diketahui.

Turunkan kolesterol

Penderita darah tinggi dan kolesterol tak perlu ragu mengkonsumsi kimchi karena hidangan tersebut mengandung bawang putih.

Diketahui, bawang putih memiliki khasiat menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Perlambat penuaan

Dalam hidangan kimchi terkandung anti-oksidan yang cukup tinggi. Zat ini mampu mengurangi penuaan pada kulit serta mengurangi stress.

Tingkatkan penglihatan

Dalam kimchi terdapat kandungan Vitamin A dalam jumlah cukup banyak. Vitamin ini merupakan sumber antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta membuat penglihatan menjadi lebih jernih.

Kimchi adalah hidangan tradisional Korea Selatan, terbuat dari sawi putih yang difermentasi selama beberapa minggu. Rasanya yang dominan adalah asin dan pedas, rasa sawinya menghadirkan rasa tersendiri.

Dalam proses pembuatannya, kimchi dibumbui udang, kecap ikan, bawang putih, jahe, dan cabai merah.

Berdasarkan namanya, kimchi berarti sayuran yang direndam.

Menurut wikipedia.org, pada mulanya kimchi tidak diberi cabai. Hidangan itu baru mendapat sentuhan rasa pedas setelah Korea mengenal cabai dari pedagang Portugis sekitar tahun 1549. ***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed