oleh

BOM MELEDAK DI GEREJA KATEDRAL MAKASSAR, MENAG MENGUTUK KERAS

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan — Berbagai kecaman hingga kutukan dialamatkan ke peristiwa pengeboman Gereja Katedral Makassar, Minggu (25/3) sekitar pukul 10.30 Wita.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian setempat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pengeboman Gereja Katedral Makassar. Diduga, ledakan diakibatkan oleh bom bunuh diri. Polisi belum dapat mengidentifikasi pengebom berasal dari pihak atau kelompok mana. Begitu pun motif pengeboman.

banner 336x280

Bom meledak di gapura gereja. Menurut sejumlah saksi, terdapat potongan tubuh manusia di sekitar lokasi ledakan. Diduga, potongan tubuh merupakan pelaku pengeboman Gereja Katedral Makassar.

Hingga pukul 13.50 Wib, sebanyak sembilan korban dibawa ke rumah sakit. Dari jumlah itu lima orang merupakan petugas Gereja Katedral Makassar, sisanya merupakan jemaat.

Saat bom meledak di dalam Gereja Katedral Makassar sedang berlangsung peribadatan.

Peristiwa meledaknya bom di Gereja Katedral Makassar seketika menyita perhatian publik. Termasuk Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Menag mengutuk keras pengeboman di Gereja Katedral Makassar yang berlokasi di Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Menag, peristiwa tersebut merupakan tindakan keji yang tidak dibenarkan agama dan menodai ketenangan hidup masyarakat.

Dalam rilisnya Menag mengharapkan agar kepolisian dapat mengungkap latar belakang aksi pengeboman Gereja Katedral Makassar sekaligus mampu memperlihatkan aktor-aktor yang harus bertanggungjawab.

“Kepolisian juga perlu meningkatkan keamanan di tempat-tempat ibadah sehingga masyarakat bisa semakin tenang dan khusyuk dalam beribadah,” kata Menag Yaqut. ***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed