oleh

PRAJURIT DIPONEGORO TEWAS DITEMBAK KKSB PAPUA DI BAGIAN PINGGANG TEMBUS PERUT

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan — Tewasnya Prada Ginanjar Arianda karena ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua, mengingatkan pada desakan Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin agar pemerintah menambah jumlah personel keamanan di titik-titik rawan gangguan kelompok tersebut.

Saat menginterupsi sidang paripurna DPR, Azis juga mendesak agar pemerintah menentukan langkah solutif untuk menghentikan aksi KKSB di Papua.

banner 336x280

Prada Ginanjar Ariandana tewas setelah ditembak KKSB. Prajurit TNI berusia 22 tahun asal Desa Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, ditembak di bagian pinggang hingga peluru tembus ke perut.

Korban ditembak oleh KKSB di pos peninjauan, di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Senin (15/2), pukul 08.23 WIT.

Korban mengembuskan nafas terakhir pukul 09.23 WIT saat dalam perjalanan evakuasi menggunakan heli ke Timika, Papua.

Di sekitar lokasi kejadian petugas yang melakukan penyisiran menemukan satu butir amunisi dan satu selongsong peluru kaliber 5.56 mm.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa, dalam sambungan teleponnya membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini masih dilaksanakan pengejaran oleh tim yang ada di lapangan,” ucapnya kepada portal milik Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Dikutip dari portal tersebut, Suriastawa menambahkan bahwa Prada Ginanjar Arianda merupakan anggota Satgas Yonif R 400/BR, asal satuan Yonif 406 Brigif 4 dibawah Kodam IV/Diponegoro.

“Korban akan segera dievakuasi dan dimakamkan di kampung halamannya Desa Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat,” katanya.

Menghambat laju pembangunan

Menurut Azis Syamsuddin, aksi KKB di Papua bukan hanya mengancam keselamatan masyarakat. Kelompok tersebut juga dinilai menghambat laju pembangunan bahkan memberhentikan sebagian jalan pemerintah daerah di Tanah Papua.

“Pemerintah harus membuka ruang dialog dengan pendekatan yang persuasif bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Intan Jaya, Papua, untuk menciptakan rekonsiliasi dan perundingan damai yang dapat menghentikan aksi KKB,” kata Azis, dikutip dari portal DPR RI, Senin (15/2).

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed