oleh

BMKG : Hingga Lusa Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi, Nelayan Diminta Waspada

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Setelah memperingatkan potensi hujan dengan kelebatan tinggi di sejumlah wilayah, termasuk Papua Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi gelombang tinggi 1,5 hingga 4 meter. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan.

Potensi gelombang tinggi disebut berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia sejak tanggal 23 hingga 25 November ini.

banner 336x280

Gelombang tinggi dipicu kecepatan angin yang dapat mencapai 25 knot. Kecepatan tersebut memicu terjadinya peningkatan gelombang air laut setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpeluang di perairan utara Sabang, perairan timur P. Simeulue – Kep. Nias, Perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Perairan timur Lampung, Perairan selatan Jawa – NTT, Perairan Kupang – P. Rotte, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Bali – NTT, Laut Natuna, Perairan Anambas – Natuna, Perairan Kep. Subi – Serasan, Perairan utara Kep. Natuna Selat Karimata, Laut Jawa bagian barat, Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara dan timur Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat – Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera – Papua.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 – 4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya, diantaranya adalah Perairan barat Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Lampung, Perairan selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Natuna utara.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Kewaspadaan juga dianjurkan bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed