oleh

Menlu : China Tak Boleh Bangun Pangkalan Militer di Indonesia

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Laporan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat sangat menggegerkan. Disebutkan, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China berencana membangun pangkalan militer di sejumlah negara, antara lain Indonesia.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, membantah. Menlu Retno Marsudi menegaskan Indonesia tidak dapat dan tidak akan jadi basis atau pangkalan militer negara mana pun, termasuk China. Menurutnya itu sesuai dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

banner 336x280

“Maka wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara manapun,” kata Retno melalui keterangan tertulisnya, Jumat (4/9).

Menlu Retno menuturkan telah membaca laporan Pentagon yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang dianggap China sebagai lokasi bagi fasilitasi logistik militer.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, Indonesia tidak akan mungkin menjadi salah satu salah satu pangkalan militer China.

Sedangkan politisi PDI Perjuangan Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan, soal rencana China membangun pangkalan militer di Indonesia akan berlawanan dengan politik luar negeri yang bebas aktif.

Laporan Pentagon “Military and Security Development Involving the People’s Republic of China 2020” atau Pengembangan Militer dan Keamanan China 2020 telah diserahkan ke Kongres Amerika Serikat. Disebutkan, China melirik fasilitas militer di Indonesia dan banyak negara lainnya untuk dijadikan pangkalan militernya.

Selain Indonesia, Beijing melirik fasilitas militer Pakistan, Myanmar,Thailand, Singapura, Uni Emirat Arab, Kenya, Seychelles, Tanzania, Angola, dan Tajikistan. Tujuan Beijing adalah untuk membangun jaringan logistik militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) global agar dapat mengganggu operasi militer AS.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan