oleh

Presiden Jokowi Diharap Jangan Hanya Bisa Marah-marah

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Meski mengatakan tak elok karena partainya menjadi oposan terhadap pemerintah, Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini melontarkan harapan agar Presiden tidak hanya marah-marah kepada para menterinya. Jazuli berharap Presiden menindaklanjutinya.

Video kemarahan Presiden di tengah Sidang Paripurna Kabinet pada 18 Juni 2020 itu beredar luas setelah diunggak sekretariat kabinet 10 hari kemudian, atau pada 28 Juni 2020.

banner 336x280

“Saya berharap Pak Jokowi tidak mentok sampai marah kemarin saja, tapi ada tindak lanjutnya, ada implementasinya. Kalau hanya mentok sampai kemarahan itu saja, maka bisa jadi orang menyimpulkan hal itu gimmick. Namun, jika kemarahan tersebut ada tindak lanjutnya, ada implementasinya, maka pasti dugaan gimmick tersebut akan terbantahkan,” ujar Jazuli dalam acara Dialektika Demokrasi bertajuk Kemarahan Presiden Berujung Reshuffle Kabinet? Kerja sama Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Media Center DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (7/2).

Dikatakan, isi kemarahan Presiden sebenarnya pernah disuarakan Fraksi PKS DPR RI. Namun jika kemarahan itu akan berujung reshuffle kabinet, Jazuli menilai hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

“Fraksi kami, PKS, tidak elok ikut-ikutan karena oposisi. Resuffle hak sepenuhnya hak prerogatif Jokowi. Siapapun yang diganti, yang penting kabinet ini bisa menjawab tuntutan dan harapan rakyat terhadap masalah Covid-19 dan masalah kebutuhan dasar lainnya,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan