oleh

Wow, Ganjar Pranowo Usul Pendapatan PNS Dipotong 50%, Siapa Setuju ?

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memotong pendapatan aparatur sipil negara (ASN) hingga 50%.

Dalam virtual conference Musrenbangnas (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) 2020, usulan ini mengemuka demi sensitivitas para ASN atau pegawai negeri sipil (PNS) kepada masyarakat luas di tengah tekanan pandemi Covid-19.

banner 336x280

“Saya usul sense of crisis kita mesti diuji, saya usul seluruh pendapatan kita besok dipotong 50% Pak. Pendapatan, bukan gaji”, sebut Ganjar, Kamis (30/4/20).

Secara gamblang, ia menilai bahwa banyak masyarakat khususnya pegawai informal yang harus kehilangan pendapatan, namun berbeda dengan para ASN yang masih tetap memiliki pendapatan.

“Tapi keputusan ini penting agar publik, rakyat tahu sensitivitas kita menghadapi persoalan ini, yang aman hari ini yang bergaji pak. Yang mereka diluar tidak aman semua, maka sensitivitas ini harus kita tunjukkan”, tambahnya.

Pemotongan pendapatan ASN juga dipicu oleh perkiraan kondisi ekonomi nasional yang masih belum bisa diprediksi pemulihannya, serta membantu pengalihan anggaran untuk dialokasikan kepada masyarakat kecil yang kesulitan.

Namun ia menegaskan, pemotongan pendapatan ini dilakukan pada ASN di atas golongan III, sehingga para ASN yang ada di golongan I dan II tetap menerima pendapatan secara utuh.

“Kalau ini bisa menjadi keputusan nasional, setidaknya melegakan. Kalau-lah ekonomi rebound lagi maka kita akan kembalikan.”

(MK/Ekonomi)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan