oleh

Ada Lho Jembatan Manula, Ini Penampakannya

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Kata manula biasanya mengingatkan pada kalangan orang tua. Karena itu begitu mendengar ada jembatan bernama Manula, perasaan ingin tahu segera terusik. Apa lagi disebut Jembatan Manula bagus untuk berswafoto. Dikatakan pula, kata Manula berhubungan erat dengan seorang ulama yang jenazahnya dimakamkan dekat jembatan. Apa benar?

Ini bukan cerita bohong. Jembatan Manula menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lampung. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun twitternya menyampaikan bahwa Pemerintah telah membangun jembatan sepanjang 215 meter yang merupakan ruas jalan nasional itu.

banner 336x280

“Inilah Jembatan Manula, yang dibangun Kementerian PUPR dan selesai akhir 2019 lalu. Lokasinya diapit dinding tebing hutan lindung yang indah. Layak untuk berswafoto,” cuit akun twitter @jokowi, Jumat (7/2).

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah memprioritaskan konektivitas di berbagai wilayah untuk meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi disparitas antar wilayah.

“Daya tahan Indonesia sangat tergantung pada ketangguhan infrastruktur yang kita miliki, di kota, di desa, di kawasan pedalaman, di kawasan perbatasan, serta pulau-pulau terluar dan terdepan,” katanya.

Menurut Kepala BPJN III Padang H Aidil Fiqri, jembatan yang berada di Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal dan diberi nama ‘Jembatan Manula’ tersebut dibutuhkan sekali untuk menggantikan jembatan lama yang posisinya berada di hilir, kondisi jalannya menanjak menikung tajam sehingga banyak terjadi kecelakaan terutama kendaraan besar dan bermuatan berat yang tidak sanggup menanjak.

“Selain itu, jembatan ini menjadi poros atau urat nadi yang menghubungkan antara Sumatra Barat – Bengkulu dan Lampung,” tambahnya.

Jembatan Manula memiliki panjang 215 meter, lebar 10,5 meter, memiliki 6 bentang, serta kontruksi atas jembatan Beton PCI panjang 35 meter dan kontruksi pondasi memakai tiang pancang baja.

Penamaan Jembatan Manula berasal dari penghargaan dan penghormatan kepada salah seorang tokoh yang dimakamkan di sekitar jembatan, yaitu Syekh Aminullah sehingga didialekkan oleh warga setempat dengan menyebut Aminullah dengan sebutan Manula.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed