oleh

Perlu Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan dalam Persoalan Papua

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Persoalan Papua adalah masalah yang tidak sederhana. Terkait Organisasi Papua Merdeka, harus ada penanganan yang khusus dan spesifik karena harus dipisahkan antara penjahat OPM dengan warga masyarakat.

Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono memandang perlu dua pendekatan untuk Papua. Untuk OPM yang disebut Hendropriyono teroris, harus ada penanganan khusus.

banner 336x280

“Kita harus membedakan rakyat yang harus dibina dengan musuh yang harus dilawan,” kata Hendropriyono kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).

Pendekatan untuk masyarakat Papua jelas jaminan kesejahteraan. Sementara untuk OPM harus dengan ketegasan.

“Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan, yaitu kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan adalah pendekatan terhadap masyarakat Papua, keamanan adalah terhadap teroris separatis,” tegasnya.

“Jangan mencampuradukkan rakyat dengan penjahat negara,” pungkasnya.

Pernyataan Hendro ini menegaskan pernyataan dia sebelumnya mengenai pentingnya jalur diplomasi. Jadi penuntasan OPM bukan hanya serang menyerang.

“Perlu peran Menhan, Menko Polhukam, dan semuanya berpartisipasi menyelesaikan masalah ini. Karena OPM sudah lama bergerak di level politik dan diplomasi internasional,” kata Hendropriyono.

Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya menyambut terbuka usulan dari Hendropriyono. Mahfud menyatakan Hendro, yang memiliki pengalaman di bidang intelijen, memiliki kapasitas yang cukup.

“Baguslah. Pak Hendropriyono kan senior. Dia pernah lama di pemerintah. Dia juga jenderal, dia di BIN. Jadi dia punya kapasitas untuk mengusulkan hal-hal seperti itu. Usulnya kita tampung,” kata Mahfud dalam jumpa pers di sebuah kafe di Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

(MK/Nasional)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan