oleh

2 Remaja dan 1 Orang Ditangkap Polisi di Sorong karena Peragakan Sholat sambil Joget

banner 468x60

Sorong, monitorkeadilan.com — Bergurau ada batasnya, bila sampai melanggar hukum, maka akhirnya akan berurusan dengan kepolisian.

Polisi menangkap tiga orang remaja terkait kasus dugaan penistaan agama di Sorong, Papua Barat. Dua orang di antaranya memperagakan gerakan salat sambil berjoget.

banner 336x280

“Sudah kita tangkap dan masih kita mintai keterangan,” ujar Kapolres Kota Sorong AKBP Mario Siregar, Selasa (10/1/2019).

Ketiga orang yang ditangkap yakni FN dan YN remaja yang memperagakan gerakan salat sambil berjoget. Tersangka lainnya yakni AC yang merekam dan mengupload di media sosial.

“Satu orang merekam dan memposting, dua (orang) yang melakukan gerakan tak pantas,” sambungnya.

Tersangka dijerat Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan atau Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama.

“Kita sita barang bukti handphone,” ujar AKBP Mario.

Terkait kasus ini, AKBP Mario berharap agar orang tua dan keluarga berperan untuk mengawasi anak. “Pentingnya peran orang tua, keluarga dalam pengawasan anak-anak,” tuturnya.

(MK/Hukum)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan