oleh

Anies Jawab “Sentilan” Tito : Beijing dan Shanghai Tak Dibangun Semalam

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Mendapat “sentilan keras” dari Mendagri Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan elegan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut Jakarta kini seperti kampung jika dibandingkan Kota Beijing dan Kota Shanghai di China.

banner 336x280

Anies berkata kemajuan pesat China menyalip Jakarta tidak dibangun dalam waktu sehari. Dia bilang hasil saat ini merupakan transformasi besar yang sudah dilakukan China sejak beberapa dekade lalu.

“Pesan penting dari tadi adalah jangan berpikir semua selesai dalam satu-dua malam, tapi kerja yang waktunya panjang. Karena itu, kita bicara pembangunan infrastruktur misalnya. Ini proses pembangunan yang cukup panjang,” kata Anies saat ditemui di sela-sela acara yang dihelat di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (26/11).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menilai kemajuan pesat di China terjadi karena perbaikan kebijakan publik dilakukan di semua daerah.

“Dan Tiongkok memberikan pelajaran bahwa lompatan drastis itu bukan satu-dua lokasi, tetapi di seluruh negeri. Jadi ini pesan yang menurut saya untuk kepala daerah menjadi menarik,” ucap Anies.

Anies mengklaim transformasi pembangunan juga sedang dilakukan Jakarta dalam urusan infrastruktur, konektivitas jalan, dan telekomunikasi. Buah pembangunan, kata Anies, baru akan terasa sekitar dua dekade ke depan.

Meski begitu, Anies mengklaim sudah ada perubahan yang terasa di Jakarta. Dia memberi contoh kebiasaan warga Jakarta yang mulai beralih ke transportasi publik massal.

“Transportasi di Jakarta diintegrasikan antar rute, kemudian ticketing management. Dan apa yang terjadi? Di tahun 2017, jumlah penumpang kendaraan umum kita ada 338 ribu, dalam dua tahun dia berubah hampir 700 ribu. Lompat dua kali lipat dalam dua tahun. Kenapa? Ya karena ada transformasi serius di bidang integrasi transportasi,” tutur Anies.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa Jakarta sudah tersalip oleh Kota Beijing dan Shanghai di China. Menurutnya, jika dibandingkan dua kota tersebut, Jakarta hanya seperti kampung.

Berbeda pada 1998 silam. Tito mengatakan Jakarta jauh lebih modern dibandingkan Beijing dan Shanghai.

(MK/Nasional)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed