oleh

Harapan Anies Agar Wagub-nya Terpilih Sebelum DPRD Periode 2014-2019 Berakhir

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com — Persoalan pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah hampir satu tahun belum juga menunjukkan titik terang. Praktis Gubernur Anies Baswedan menjadi bekerja sendirian hampir satu tahun terakhir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap agar DPRD DKI 2014-2019 masih bisa memilih Wakil Gubernur DKI Jakarta sebelum berakhirnya masa tugas mereka. Harapan ini merespons setahun Anies bekerja tanpa Wagub DKI sepeninggal Sandiaga Uno yang jatuh pada Sabtu (10/8).

banner 336x280

“Ini bulan terakhir dewan bertugas, saya berharap salah satu agenda yang dituntaskan soal wagub,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/8).

Anies mengungkapkan dari segi administrasi pemilihan wagub harusnya berjalan tanpa hambatan. Terlebih, dia menyebut DPRD DKI sudah membentuk Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wagub.

“Sebagai proses, 100 persen di dewan karena gubernur enggak ada kewenangan di situ. Sudah bersurat, sudah ada pansus. Jadi sebetulnya panitianya yang mempercepat saja,” ujar Anies.

Adapun masa jabatan anggota DPRD DKI periode 2014-2019 hanya sekitar dua hingga tiga minggu lagi. Para anggota DPRD DKI periode selanjutnya akan dilantik Oktober mendatang

Diketahui sampai saat ini pemilihan Wagub masih mandek di Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab). Antara dewan dan sekretaris dewan belum menemukan jadwal yang cocok untuk menggelar Rapimgab.

Hingga kini, sudah dua nama calon wagub yang akan dipilih, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Keduanya sudah melewati sejumlah uji kepatutan dan kelaikan serta sudah mendapat rekomendasi dari Anies.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta dua partai pengusung Anies-Sandi, Gerindra dan PKS untuk saling berkomunikasi terkait calon yang akan dipilih.

Komunikasi juga tak hanya antara PKS dan Gerindra saja, melainkan dengan partai lain di DPRD DKI.

“Yang penting dua partai politik itu serius komunikasi dengan rekan-rekan fraksi lain,” kata Prasetio saat dihubungi, Jumat (9/8).

Komunikasi yang dimaksud Prasetio ialah penjelasan visi dan misi dari masing-masing cawagub. Sebab, hingga kini masih ada anggota DPRD DKI yang belum menerima ikhtiar kedua partai pengusung.

“Masih ada yang enggak terima gitu, jadi komunikasi lebih ditingkatkan, lebih dipererat ya, menjelaskan visi-misinya,” tegas dia.

Prasetio juga pesimis DPRD DKI periode yang sekarang dapat menyelesaikan pemilihan wagub ini. Pesimistis Prasetio dilihat dari panitia pemilihan yang hingga kini belum juga terbentuk.

“Bisa iya (dipilih anggota baru) bisa enggak. Ya kemungkinan begitu. Kan ini panjang, karena kan persoalan mekanisme belum, panitia pemilihan juga belum,” tutup dia.

(MK/Politik)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed