oleh

Poirier Bukan Tandingan, Mampukah Khabib Menang Mudah ?

banner 468x60

Jakarta, monitorkeadilan.com Khabib Nurmagomedov sesumbar calon lawannya di UFC, Dustin Poirier, bukan levelnya.

Khabib dan Poirier dijadwalkan bakal bertarung pada 7 September di Du Arena, Abu Dhabi. Petarung asal Dagestan Rusia itu harus menghadapi juara interim UFC kelas ringan Dustin Poirier untuk merebut gelarnya kembali.

banner 336x280

Khabib sebelumnya dihukum oleh Komite Atletik Nevada (NSAC) larangan bertarung di Nevada selama sembilan bulan dan denda US$500 ribu terhitung oktober lalu. Sanksi itu dijatuhkan setelah Khabib disebut memantik kerusuhan di oktagon T Mobile Arena, Las Vegas, usai mengalahkan Conor McGregor pada UFC 229, Oktober 2018.

Selama masa hukuman itu, UFC membuat pertarungan untuk perebutan juara interim antara Poirier dan Max Holloway di UFC 236. Duel itu dimenangkan Poirier.

Khabib pun harus mengalahkan Poirier untuk mempertahankan sabuk juaranya. Menanggapi pertarungannya nanti lawan petarung asa Amerika Serikat tersebut, dia sesumbar bakal menang mudah.

“Saya ingin menghajar orang. Ini yang ingin saya lakukan. Tak masalah. Dustin [Poirier], Tony [Ferguson], bukan masalah.”

“Ketika saya berada di oktagon, saya menghajar lawan-lawan. Dalam karier saya, 27-0 [selalu menang],” ujar Khabib seperti dikutip dari MMA Junkie.

Khabib menyebut pencapaiannya di UFC bahkan jauh lebih baik dibandingkan yang dicapai oleh Poirier.

“Orang-orang bicara tentang kemenangannya [Poirier] enam kali beruntun. Bagaimana dengan 27 kemenangan beruntun? Selama 11 tahun tak terkalahkan.”

“Saya tidak meremehkan pria ini [Poirier]. Saya tahu dia adalah lawan berat, tapi pria ini bukan level saya,” sesumbar Khabib. (MK/Sport)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed