oleh

Sejak Rumah Hingga Pasar Juga Rusak

banner 468x60

MONITORKEADILAN.COM, JAKARTA — Selain korban jiwa, jumlah kerugian dan kerusakan akibat bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten dan Kota Jayapura juga terus bertambah, seiring masuknya laporan ke Posko yang telah ditentukan.

Rilis Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini menyebutkan, kerugian sementara akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 unit rumah rusak berat, 3 unit jembatan rusak berat, 8 unit drainase rusak berat, 4 jalan rusak berat, 2 unit gereja rusak berat, 1 unit masjid rusak berat, 8 unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat dan 1 unit pasar rusak berat.

banner 336x280

“Untuk data korban terdampak adalah 11.725 KK yang terdapat di tiga distrik (kecamatan) yaitu Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sementara Kepala BNPB Doni Monardo memimpin langsung rapat kordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura. Didampingi Kepala Basarnas dan Wakil Gubernur Papua, Kepala BNPB menyampaikan langsung evaluasi tinjauan lapangannya hari ini.

Doni Monardo mengatakan hal yang terpenting saat ini adalah mengelola pengungsi dan jangan sampai ada yang mengeluh. “Kita akan memenuhi antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras” ucapnya.

Logistik, makan dan bantuan-bantuan lainnya, lanjut Doni, akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Unsur relawan, TNI dan Polri akan disiagakan di setiap titik pengungsian. “Anak-anak yang paling terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian,” tambahnya.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menjelaskan akan terus membantu dalam pencarian orang hilang dan akan mengecek dan meningkatkan pencarian korban. “Kami juga membutuhkan peralatan berat (eksavator) untuk evakuasi dan pencarian korban,” ujarnya.

Selama masa tanggap darurat selama 14 hari setiap hari akan ada rapat koordinasi untuk mempermudah evakuasi dan penanganan yang efektif. “Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat kordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua,” ucap Doni Monardo.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed