oleh

Formappi soal Kaca Antipeluru DPR: Tak Perlu..

banner 468x60
MONITORKEADILAN.COM.Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menilai usulan DPR untuk memasang fasilitas kaca film antipeluru dan memindahkan lapangan tembak Senayan terlalu berlebihan. Apalagi, menurutnya, polisi telah menjelaskan bahwa peluru tersebut berasal dari kegiatan latihan tembak.
“Jika DPR bereaksi wajar setelah mendengar hasil penyelidikan polisi, maka mestinya tak perlu usulan menambah kaca antipeluru segala. Wong ini cuma aksidentil (kecelakaan) saja, bukan kejahatan sistematis yang ditujukan untuk mengancam DPR,” kata Lucius dalam keterangannya, Kamis (18/10).
Sayangnya, menurut Lucius, DPR telalu berlebihan dalam merespons insiden tersebut dan tanpa sadar menimbulkan ketakutan yang meluas. Lebih parahnya lagi, menurutnya, isu teror tersebut langsung menjadi santapan empuk pendukung capres-cawapres.
“Situasi menjadi bertambah menegangkan karena isu teror tersebut dipakai untuk kepentingan kontestasi politik khususnya untuk menyudutkan capres-cawapres lawan,” jelas Lucius.
“Akibatnya ketegangan, ketakutan yang muncul bukan lagi karena teror sungguhan, tetapi karena analisis liar pro-kepentingan yang mati-matian berupaya meyakinkan publik bahwa hidup di negara ini benar-benar dalam ancaman serius,” imbuhnya.

penembakan di DPR

Bekas peluru yang tembus di salah satu tembok di DPR. (Foto: Istimewa)

Menurut Lucius, seharusnya DPR bisa lebih tenang dalam merespons dan tidak memicu ketegangan, ketakutan, dan kecemasan di tengah masyarakat, serta percaya pada hasil kerja polisi. Menurutnya, usulan tambahan fasilitas keamanan tersebut hanya akan menguatkan anggapan bahwa DPR manja, penakut, dan boros.
“Jadi hentikan usulan menambah fasilitas kaca antipeluru itu karena negara kita pada dasarnya aman. DPR harus meyakinkan itu bukan malah memprovokasi publik dengan usulan-usulan yang seolah-olah mengafirmasi adanya ancaman keamanan serius di negeri ini,” pungkasnya. (MK01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed