oleh

MENDAGRI BANTAH BERITA PENJARAHAN TOKO DI PALU

banner 468x60

MONITORKEADILAN.COM, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah kabar adanya penjarahan toko pascabencana gempa bumi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dalam siaran pers pada Minggu (30/9/2018), Tjahjo menyatakan memang terjadi pengambilan barang-barang namun bukan penjarahan.

Saat kejadian, lanjut Tjahjo, dirinya kebetulan sedang berada di lokasi. Saat itu, katanya, terjadi mati listrik. Bandara Palu runtuh, ada juga toko yang rubuh. Dari toko itu dagangan berupa makanan dan minuman berhamburan. Makanan dan minuman yang berserakan itulah yang diambil masyarakat.

banner 336x280

“Jadi bukan penjarahan,” tegas Tjahjo. “Saya melihat kejadian itu, halaman Bandara depan kosong tidak ada yang menjaga, demikian yang saya tahu,” lanjut Mendagri.

Tjahjo juga mengatakan, para korban gempa boleh mengambil barang-barang itu karena nanti dibayar pemerintah. “Mereka perlu bantuan segera,” sambung Tjahjo.

Dalam rapat koordinasi, Tjahjo juga minta agar pemerintah daerah memfasilitasi masyarakat korban bencana dengan makanan dan minuman.

“Beli minuman makanan di toko yang dijual, berikan dulu kepada pengungsi dan yang dirawat di rumah sakit,” sambung Mendagri.

Dia minta agar Pemda setempat langsung mencari pemilik toko, lalu membeli makanan tersebut.

“Kondisi darurat makan-minum bantuan belum masuk, toko tutup. Ya bantu masyarakat yang perlu makan-minum dan saya minta langsung ke gubernur beli minuman dari toko yang tutup. Uangnya dari gotong royong, dan Mendagri ikut beli juga,” ungkapnya. (kn)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan