oleh

PENCARIAN MODEL IKLAN MENAMBAH JUMLAH KORBAN

banner 468x60

MONITORKEADILAN.COM, TANJUNG PERAK — Seorang gadis di bawah umur kembali jadi korban perkosaan berkedok pencarian model iklan. Korban melaporkan peristiwa itu ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (9/9/2018).

Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, membenarkan telah masuknya laporan tentang kasus perkosaan berkedok pencarian model iklan melalui media sosial. Dalam laporan, korban mengaku mendapat ancaman menggunakan senjata tajam agar menuruti keinginan pelaku.

banner 336x280

“Benar kami menerima laporan satu lagi korban pemerkosaan dengan modus pencarian model melalui media sosial dengan diiming-imingi bayaran dengan cukup besar, sekitar Rp 500 ribu lebih,” ujar Antonius.

Berdasarkan laporan korban, polisi menduga pelaku melakukan aksi bejat di dalam mobil di kawasan Kenjeran Park, Surabaya. Antonius menegaskan pihaknya telah mengantongi akun media sosial milik pelaku. Akun ini dimanfaatkan pelaku untuk menjerat korban.

Perkosaan bermula ketika korban melihat sebuah postingan di Instagram, berisi penawaran atau pencarian model untuk pemotretan iklan besar.

“Korban mengaku dijemput di rumahnya, kawasan Gresik,” papar Antonius.

Kepala Polres Tanjung Perak itu mengimbau agar masyarakat mewaspadai modus penawaran serupa dengan tidak mudah tergiur penawaran menarik dari orang yang belum dikenal dengan baik.

“Kami sudah mengantongi beberapa petunjuk yang bisa mengungkap kasus ini, doakan secepatnya segera tertangkap,” katanya. (kn)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan